General Solusindo: Melayani Jasa IT Specialist - Instalasi - Server – Networking - Firewall Security – Virtualization - Load Balancer - App - Fiber Optic - CCTV - PABX – Configurasi – Setting – Server - Upgrade Server – Update - Recovery - Migrasi Data - RAID - Aplikasi – Upgrade – Backup - Data Storage – Splicing – Terminasi – OTDR - Active Directory - Operating System OS - Solusi Online Backup - Security Server - Domain Controller – Policies - Group Permission - Permissions - User account - Network Administration – printers - file sharing – Pemeliharaan – Maintenance - Migrasi Server Windows - Server Windows - File, Print - Email Server - Anti-virus – Malware – NAS – Database - Drive Tape Backup - Firewalls - Perangkat Server - F5 – Mikrotik – Ubuntu – Proxmox - Aruba – NGINX - NGINX Plus - Load Balancing - Data Center. Di Surabaya - Sidoarjo - Gresik - Mojokerto - Bojonegoro – Pasuruan – Pacitan – Malang – Nganjuk – Ngawi – Magetan – Madiun – Kediri – Bondowoso – Tuban – Lumajang – Jombang – Lamongan – Banyuwangi – Blitar – Sumenep – Madura – Bangkalan – Jember – Pamekasan – Ponorogo – Probolinggo – Sampang – Situbondo – Trenggalek – Tulungagung. Informasi Tlp Wa: 0811-321-9992 Email: informasi@generalsolusindo.com

Panduan Instalasi CCTV: Lengkap & Anti Gagal

Panduan instalasi CCTV praktis: mulai dari perencanaan, pemilihan kamera, pemasangan kabel, konfigurasi NVR/Cloud, hingga tips keamanan.

Panduan Instalasi CCTV: Lengkap & Anti Gagal

Pernah merasa tenang baru benar‑benar datang saat bisa melihat rumah atau kantor dari layar ponsel? Dengan instalasi CCTV yang tepat, Anda tak hanya “melihat rekaman”—Anda membangun sistem keamanan yang stabil, rapi, dan tahan lama.

1) Pahami Arsitektur Sistem: Analog vs IP (PoE)

Seperti FTTx pada jaringan fiber, CCTV juga punya beberapa arsitektur:

  • Analog HD (DVR + koaksial/BNC) – Cocok untuk upgrade sistem lama, biaya kabel per titik relatif murah, jarak tembus kabel koaksial panjang. Kualitas dipengaruhi kualitas konektor BNC dan power supply.

  • IP (NVR + jaringan UTP/PoE) – Fleksibel, skalabel, resolusi tinggi (2–8MP+), mudah integrasi ke jaringan, manajemen terpusat mirip OLT di PON: NVR/Server mengatur streaming, perekaman, user, hingga enkripsi.

  • Hybrid – Menggabungkan DVR (analog) dan NVR (IP) untuk transisi bertahap.

Tips cepat: Bila Anda butuh kemudahan perluasan, rekaman tajam, dan akses mobile stabil—IP PoE adalah pilihan utama.

2) Komponen Inti (Analoginya dari Dunia Fiber)

  • NVR/DVR = “Pusat kendali”: mengatur perekaman, manajemen pengguna, QoS dan enkripsi akses (mirip peran OLT yang memusatkan kontrol).

  • Kamera: IP (PoE) atau Analog HD. Pilih sesuai lingkungan (indoor/outdoor, low-light, WDR).

  • Switch PoE / Injector PoE = “Distribusi daya & data”: mirip splitter/ODN yang efisien—satu kabel UTP mengantarkan data dan daya.

  • Patch Panel & Rack: pusat terminasi yang rapi, menjaga radius tekuk kabel, memudahkan troubleshooting—persis filosofi patch panel fiber.

  • Konektor & Kabel: RJ45 berkualitas (ke kamera IP) atau BNC + DC (analog). Kualitas konektor memengaruhi insertion loss (hilang sinyal) dan stabilitas.

  • Penyimpanan: HDD khusus surveillance (24/7), SSD/NAS untuk kebutuhan khusus.

3) Tahap Perencanaan (Site Survey)

  1. Tujuan & Area Liputan: Akses pintu, lobi, kasir, parkir, koridor, gudang.

  2. Jenis Kamera: Dome (indoor rapi), Bullet (outdoor jarak jauh), Turret (serbaguna), PTZ (tilt/zoom). Pastikan rating IP66/67 untuk luar ruangan.

  3. Pencahayaan: IR/ColorVu/White LED, WDR untuk backlight kuat.

  4. Jalur Kabel & Titik Listrik: hindari sumber interferensi, jaga radius tekuk kabel.

  5. Jaringan & Internet: kapasitas switch, PoE budget (Watt), kualitas router, VLAN bila perlu isolasi.

  6. Kebutuhan Retensi: hitung kapasitas HDD (lihat bagian 6).

  7. Keamanan Akses: akun admin unik, enkripsi, whitelist IP.

Output yang rapi: denah titik kamera, penomoran port, daftar material (BoM), dan label kabel.

4) Skema Topologi yang Disarankan

  • Star Topology ke Switch/NVR: tiap kamera ke patch panel/switch (memudahkan isolasi masalah).

  • Edge Switch PoE per Lantai: lalu uplink fiber/UTP ke core (hemat kabel panjang, mirip cascaded splitting tapi aktif).

  • Redundansi: UPS untuk NVR & switch, surge protector, grounding.

Pemilihan Kamera & Lensa

5) Pemilihan Kamera & Lensa

  • Resolusi: 2MP cukup untuk umum; 4–8MP untuk area detail (kasir, pintu masuk).

  • Lensa: 2.8mm (wide), 4mm (umum), varifocal 2.8–12mm untuk fleksibilitas framing.

  • Fitur: WDR ≥120dB, H.265/H.265+, audio, microSD (edge recording), deteksi gerak/AI.

  • Housing: Outdoor pilih IP66/67, vandal-proof IK10 untuk area rawan.

6) Hitung Kebutuhan Penyimpanan (Gambaran Praktis)

Contoh: 8 kamera @ 2.5 Mbps, retensi 14 hari →

  • Per kamera/hari ≈ 2.5 × 3600 × 24 / 8 / 1024 ≈ 26 GB

  • Total ≈ 26 × 8 × 14 ≈ 2.9 TB → gunakan HDD 4TB agar lega.

Gunakan VBR + Smart Codec (H.265+) untuk efisiensi.

7) Konektor & Kabel: Kualitas Menentukan Stabilitas

  • UTP Cat5e/Cat6 solid copper untuk PoE. Hindari CCA.

  • RJ45 crimp yang presisi; pastikan mapping T568B konsisten di kedua ujung.

  • Koaksial RG59 + power (analog HD) dengan BNC compression untuk koneksi kokoh.

  • Perhatikan “loss”: konektor asal‑asalan = latensi & paket drop.

Best practice: labelkan kedua ujung kabel, gunakan velcro, jaga radius tekuk minimal.

8) Langkah Instalasi Lapangan (Checklist Teknis)

  1. Rack & Patch Panel: pasang, label port, siapkan manajemen kabel.

  2. Tarik Kabel: sesuai jalur, hindari tarikan berlebihan & interferensi listrik.

  3. Crimp/Terminating: RJ45 (IP) / BNC+DC (analog). Uji dengan LAN tester.

  4. Pasang Kamera: tentukan sudut, fokus, ketinggian (2.7–3.5 m untuk indoor umum).

  5. Switch PoE/Adaptor: cek total PoE budget (jumlah kamera × konsumsi watt + margin 25%).

  6. NVR/Storage: pasang HDD surveillance, atur RAID/NAS jika perlu.

  7. Konfigurasi Jaringan: IP static per kamera, subnet & gateway benar, NTP aktif.

  8. Add Camera ke NVR: via ONVIF/auto-discovery, atur stream main/sub.

  9. Recording & Retention: jadwal 24/7 atau event-based, motion mask.

  10. Akses Jarak Jauh: aplikasi resmi/Cloud P2P, aktifkan 2FA.

  11. Pengujian: cek semua view, kualitas malam, notifikasi, dan log.

  12. Dokumentasi: capture topologi, daftar IP, password disegel aman.

9) Keamanan & Best Practice

  • Ganti password default, gunakan akun per pengguna.

  • Update firmware terjadwal; nonaktifkan layanan tak terpakai.

  • Segmentasi jaringan (VLAN) untuk kamera, batasi akses hanya dari NVR/VMS.

  • Enkripsi koneksi (HTTPS/SSL) bila tersedia.

  • Gunakan UPS untuk mencegah kerusakan HDD akibat listrik padam.

10) Pemeliharaan Berkala

  • Bersihkan lensa & housing tiap 2–3 bulan.

  • Cek posisi & fokus ulang setelah hujan/angin kencang.

  • Pantau kapasitas HDD & SMART status.

  • Audit akun & log akses.

FAQ

  1. Berapa kamera yang saya butuhkan?
    Hitung berdasarkan area kritis (pintu, jendela, kasir, parkir). Umumnya 1–2 kamera per ruang utama, tambahan untuk lorong dan area buta.

  2. Lebih baik CCTV analog atau IP?
    IP unggul untuk kualitas, fleksibilitas, dan akses jarak jauh. Analog cocok untuk memanfaatkan kabel koaksial lama dan menekan biaya awal.

  3. Apakah wajib pakai PoE?
    Tidak wajib, tapi PoE menyederhanakan instalasi (satu kabel untuk data+daya). Untuk jarak sangat jauh, pertimbangkan extender/fiber.

  4. Berapa lama rekaman bisa disimpan?
    Tergantung bitrate, jumlah kamera, dan kapasitas HDD. Lihat panduan perhitungan di atas; sisakan ruang 15–20% agar performa stabil.

  5. Bagaimana akses CCTV dari ponsel?
    Gunakan aplikasi resmi pabrikan/NVR, registrasi perangkat (Cloud P2P), aktifkan 2FA, dan batasi akun tamu.

Penutup

Butuh instalasi yang rapi, stabil, dan bergaransi? General Solusindo siap membantu: survei lokasi, desain jaringan, pemilihan perangkat, instalasi PoE yang aman, konfigurasi NVR, hingga pelatihan pengguna. Hubungi General Solusindo sekarang untuk konsultasi gratis dan penawaran terbaik—jadikan properti Anda lebih aman mulai hari ini.

abi

Author & Editor

Professional and Trusted Network Services. Network Installation / Installation Services, CCTV, Splicing FO, Server, Antivirus, etc. Telephone / Wa 081-1321-9992.

0 komentar:

Posting Komentar